Selasa, 09 Juni 2009

Mitologi Kanda Pat di bali

alam mitologi disebutkan bahwa ketika Dewi Uma telah kembali ke Siwa Loka, maka yang tinggal di dunia adalah perwujudan beliau dengan segala sifatnya. Jasad ini kemudian oleh Dewa Brahma dihidupkan dan menjadi empat tokoh yang disebut dengan catur sanak, yakni :

Anggapati
menghuni badan manusia dan mahluk lainnya. Ia berwenang mengganggu manusia yang keadaannya sedang lemah atau dimasuki nafsu angkara murka.

Mrajapati
sebagai penghuni kuburan dan perempatan agung. Ia berhak merusak mayat yang ditanam melanggar waktu/dewasa. Juga ia boleh mengganggu orang yang memberikan dewasa yang bertentangan dengan ketentuan upacara.

Banaspati
menghuni sungai, batu besar. Ia berwenang mengganggu atau memakan orang yang berjalan ataupun tidur pada waktu-waktu yang dilarang oleh kala. Misalnya tengai tepet atau sandikala.

Banaspatiraja,
sebagai penghuni kayu-kayu besar seperti kepuh, bingin, kepah, dll yang dipandang angker. Dia boleh memakan orang yang menebang kayu atau naik pohon pada waktu yang terlarang oleh dewasa.

Sebagaimana tertulis dalam lontar Kanda Pat Buta disebutkan bahwa;

  • Anggapati berarti kala atau nafsu di badan kita sendiri.
  • Merajapati berarti penguasa Durga setra gandamayu.
  • Banaspati diwujudkan berupa jin, setan, tonya sebagai penjaga sungai, jurang atau tempat kramat.
  • Dan Banaspatiraja diwujudkan dalam bentuk barong sebagai penguasa kayu besar atau hutan.

sekilas tentang Kanda Pat, tradisi kepercayaan holistic di Bali

Teknik berdasarkan Tantra ini banyak diterapkan di Masyarakat Hindu Dharma di Jawa dan Bali. Tantra bukan untuk memperoleh ilmu-ilmu gaib, magis, kesaktian-kesaktian dan lain sebaginya. Tantra untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, kedamaian. Untuk lebih jelasnya, tantra untuk mencapai tingkat Samadhi. Di Jawa dikenal dengan Sedulur Papat Pancer Lima, dan di Bali disebut KANDA PAT.

Kanda Pat merupakan salah satu cara peralihan mental Kundalini yang diterapkan di Jawa dan Bali. Kanda Pat adalah Empat Teman: Kanda = teman, Pat = empat, yaitu kekuatan-kekuatan Hyang Widhi yang selalu menyertai roh (Atman) manusia sejak embrio sampai meninggal dunia mencapai Nirwana. Menurut Kitab Suci Lontar Tutur Panus Karma, nama-nama Kanda Pat berubah-ubah menurut keadaan/ usia manusia:
  1. Namanya selalu berubah sesuai dengan pertumbuhan manusia, karena pengaruh Panca Indria kepada Roh/ Atma juga berubah-ubah. Jadi nama yang berubah untuk memberi batasan pada masing-masing tingkat kekuatan pengaruh panca indria sejalan dengan pertumbuhan manusia. Panca Indria dapat menyebabkan keterikatan atman oleh karena itu atman perlu dilindungi. Yang bisa membantu manusia melindungi dirinya dari godaan panca indria adalah Kandapat.
  2. Jika jalinan/ hubungan manusia dengan Kandapat terhambat atau bahkan tidak ada hubungan sama sekali, maka perlindungan Kandapat-pun berkurang atau tidak ada. Orang-orang kebathinan biasanya mulai dengan menguatkan Kandapatnya ini dengan cara selalu ingat dan membagi suka/ duka dengannya. Jika sudah dekat, Kandapat bisa jadi Guru dan penuntun karena pada hakekatnya Kandapat itu juga Manifestasi Hyang Widhi.
Kandapat adalah manifestasi Brahman (Hyang Widhi) yang Esa; jadi ia akan selalu ada dan selalu sama pada penjelmaan-penjelmaan manusia berikutnya.

  • Usia Manusia; Kanda 1, Kanda 2, Kanda 3, Kanda 4.
  • Kandapat Rare; Embrio, Karen, Bra, Angdian Lembana.
  • Kandungan 20 hari; Anta, Prata, Kala, Dengen.
  • Kandungan 40 minggu; Ari-ari, Lamas, Getih, Yeh-nyom.
  • Lahir, tali pusar putus; Mekair, Salabir, Mokair, Selair.
  • Kandapat Bhuta: Bayi bisa bersuara; Anggapati, Prajapati, Banaspati, Banaspatiraja.
  • Kandapat Sari: 14 tahun; Sidasakti, Sidarasa, Maskuina, Ajiputrapetak.
  • Bercucu; Podgala, Kroda, Sari, Yasren.
  • Kandapat Atma: Meninggal dunia; Suratman, Jogormanik, Mahakala, Dorakala.
  • Kandapat Dewa: Manunggal (Moksa); Siwa, Sadasiwa, Paramasiwa, Suniasiwa.
Bagan di atas dapat juga dibaca terbalik dengan pengertian sebagai berikut:
Hyang Widhi mewujudkan diri menjadi empat manifestasi, kemudian keempatnya itu yaitu:
  • Hyang Siwa selanjutnya mewujudkan dirinya menjadi ari-ari
  • Hyang Sadasiwa mewujudkan diri sebagai lamas
  • Hyang Paramasiwa mewujudkan diri menjadi getih, dan
  • Hyang Suniasiwa mewujudkan diri menjadi Yeh-nyom.
Bentuk-bentuk KandaPat yang dapat dilihat dan diraba secara nyata adalah ari-ari, lamas, getih dan yeh-nyom. Setelah mereka dikuburkan (segera setelah bayi lahir) maka perubahan selanjutnya adalah abstrak (tak berwujud) namun dapat dirasakan oleh manusia yang kekuatan bathinnya terpelihara. Keempat teman yang abstrak ini menyertai terus sampai manusia mati dan rohnya menghadap ke Hyang Widhi. Mereka juga menjaga dan melindungi roh, serta mencatat sejauh mana atman (roh) terpengaruh oleh indria keduniawian. Semua pengalaman hidup di record oleh Sang Suratman yang dahulu berbentuk ari-ari. Inilah catatan subha dan asubha karma yang menjadi penilaian dan pertimbangan kesucian roh untuk menentukan tercapainya moksa (bersatunya atman-brahman) ataukah samsara (menjelma kembali). Kandapat ada dalam diri/ tubuh manusia, namun ketika tidur, kandapat keluar dari tubuh masuk ke Dunia Batin. Maka mereka perlu dibuatkan tempat suci/pelinggih berupa "pelangkiran" di kamar tidur, tempat bersemayamnya kanda pat ketika kita tidur pulas. Dunia Batin diwujudkan dalam bentuk “pelangkiran” atau ruang suci.

PELANGKIRAN
Pelangkiran berasal dari kata "langkir" artinya tempat memuja; yang malinggih di pelangkiran kamar tidur adalah Sang Kanda Pat yaitu : kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa yang senantiasa menyertai diri kita sejak di kandungan sampai mati bahkan sampai Atman kita menghadap Sang Pencipta.
Mereka adalah :
  1. Yeh Nyom yang menjadi Bhuta Anggapati berkedudukan di kulit.
  2. Darah yang menjadi Bhuta Prajapati berkedudukan di darah.
  3. Ari-ari yang menjadi Bhuta Banaspati berkedudukan di daging.
  4. Lamas yang menjadi Bhuta Banaspatiraja berkedudukan di urat.
Dalam lontar "Aji Maya Sandhi" disebutkan ketika manusia sedang tidur maka Kanda Pat itu keluar dari tubuh manusia dan bergentayangan, ada yang duduk di dada, di perut, di tangan dsb. sehingga mengganggu tidur manusia; oleh karena itu perlu dibuatkan pelangkiran untuk stananya agar mereka dapat melaksanakan tugas sebagai "penunggu urip".

Jika itu dilaksanakan maka manusia akan tidur dengan tenang dan nyenyak karena sudah ada yang menjaga dari segala bentuk gangguan roh jahat. Di dalam pelangkiran itu letakkan tegteg daksina sebagai linggih mereka berempat, dan setiap purnama diperbaharui.

Gelombang Otak

Gelombang Otak ada empat yaitu : Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentukan kesadaran kita. Keempat gelombang itu terpancar dalam satu jalinan komposisi rimit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat. Gelombang Otak merupakan teman manusia sejak embrio sampai manusia mati sama halnya dengan KandaPat.

Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai KandaPat atau Gelombang Otak. Impuls-impuls listrik ini dapat diukur dua cara yaitu amplitude dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt. Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atau hertz. Frekuensi inpuls menentukan jenis gelombang otak yaitu: Beta, Alfa, Theta atau Delta. Jenis atau kombinasi gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.

Pola Gelombang Otak

Setiap orang punya gelombangnya otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi telombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang, misalnya saat meditasi kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.

Beta
adalah gelombang otak yang frekuensinya paling tinggi (beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz, dan beta tinggi 21-40 Hz) yang dihasilkan dari proses berpikir secara sadar. Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Alfa
adalah jenis gelombang yang frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz. Alfa berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa, pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat semuanya hanya dalam pikiran. Alfa adalah pintu gerbang bawah sadar. Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa sangat popular dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Seiring dengan penelitian menggunakan alat lebih canggih micro technology modern oleh banyak pakar terkemuka bahwa alfa bukanlah gelombang terpenting. Manfaat alfa yang utama adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dengan bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak dapat mengingat saat terbangun dari mimpi dan meditasi yang sangat dalam atau selesai bermeditasi.

Theta
adalah gelombang otak pada frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar, muncul saat kita bermimpi. Jadi gelombang inilah yang membaca rekaman dari KandaPat (alam bawah sadar kita). Bawah sadar juga merekam materi yang berasal dari kreativitas yang ditekan atau tidak diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan. Meski kita dapat masuk ke theta dan membaca rekaman bawah sadar, bila tidak dibantu oleh gelombang alfa dan beta, semua data tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Jadi semua data yang berhubungan emosi, baik itu emosi positif maupun negative, tersimpan dalam pikiran bawah sadar. Emosi-emosi negative yang tidak teratasi dengan baik, setelah masuk ke pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan diri seseorang. Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, ktia akan megnalami kondisi meditative yang sangat dalam. Semua pengalaman meditative yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak” serta merasakan sensasi “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.

Delta
Delta adalah gelombang otak yang paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan pikiran nirsadar. Pada saat kita tidur lelap, otak hanya menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dating kondisi sadar, delta dapat muncul bersamaa dengan gelombang lainnya. Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai “radar” yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat insting. Delta juga memberikan kebijakan-kebijakan dengan level kesadaran psikis yang sangat dalam. Gelombang delta sering tampak dalam diri orang yang profesinya bertujuan mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang. Delta berfungsi sebagai system peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman atau bahaya. Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negative, delta juga dapat digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan. Sikap hati-hati yang berlebihan, atau lebih tetap disebut dengan kepekaan, sangat berguna “membaca” kondisi emosi lingkungan sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.

Gelombang Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.

sumber: http://indoforum.org

Senin, 08 Juni 2009

Aturan dasar melakukan sembahyang; bagi umat agama Hindu di Bali

Orang sering mengindahkan aturan yang sangat mendasar saat muspa atau sembahyang ke tempat2 suci, pada hal aturan tersebut sudah sering terngiang dan dari kecil sudah diarahkan secara tidak langsung oleh para tetua kita. Dibawah ini saya akan coba share sedikit kode etik sembahyang yang mestinya para pemeluk agama hindu mengerti (ato mungkin blm tau he he he he..).

Pakaian
Udeng (ikat kepala)
Aturannya.. bagi yang cowok n belum jadi mangku / mewinten / ekajati, tidak dianjurkan pakai udeng rurub, harus memakai udeng janggar (terbuka bag atasnya). Untuk yang cewek, memkai ikat kepala biasa tetapi yang rapi.

Baju
Gunakan baju dasar putih atau yang berwarna soft, nyaman dipakai dan sopan.

Kamen (kain).
Sesuai aturan yang baku untuk orang yang akan pulang ke timur (Gumi wayah red) tata cara memakai kamen dibali ada dua. Untuk laki-laki kain penutup kamennya berada di sebelah kanan dan slempod (simpul ikat pinggangnya) berada di sebelah kiri. Untuk perempuan kain penutupnya berada disebelah kanan, dan ikatan sentengnya berada di sebelah kiri.
Pemakaian kamen mestinya tidak menutupi mata kaki (pergelangan kaki), tetapi masih berada dibawah lutut, untuk pria dianjurkan menggunakan kacut yang lancip. Mungkin kaum muda sekarang terutama yang cewek sring saya liat memakai kancut tapi batas kainnya sampai di paha, wah... kliatan mulusnya tu... he he he he. Sbenarnya itu adalah keliru..


Saat Muspa
  • Memasuki pura hrs atur nafas dulu, agar tenang.. trus perhatikan nafas di bag hidung, yang mana terasa anginnya lebih kuat, melangkahlah dengan kaki tersebut.
  • Saat mengambil tempat duduk, dimana kleteg (prasaan/pandangan kita) tertuju langsung duduk disana, dan sekali duduk jangan gesar-geser lagi (diusahakan).. nah kan susah itu, makanya saat mengambil t4 duduk jangan langsung nyari t4 muspa dl.. tenangin dl dl trus baru nyari t4nya gt..
  • Untuk cowok duduk dengan sikap bersila (silasana) dan cewek bertimpuh (bajrasana)
  • Sebelum muspa, atur nafas tenangkan diri, sekalian do’a pembuka kita diucapkan dlm hati.
  • Lanjutkan dengan Puja Trisandya, muspa, dan ditutup dengan meditasi..
  • Sehabis muspa, saat akan meninggal kan t4 muspa td, mundur 3 langkah dl, stlh itu baru boleh pergi.
Nah segitu dulu share dari aq, mudah-mudahan bermanfaat.

Minggu, 07 Juni 2009

tehnik bermeditasi dengan kualitas mantap...

setelah membaca artikel saya tentang meditasi, sekarang saya kan coba share tehnik meditasi yang sangat mudah dan mempunyai kualitas, tentunya punya konsekuensi tersendiri..

Tehnik Tradisional.
Meditasi merupakan memperhatikan dengan seksama suatu objek/konsentrasi. ya perhatiin nafas keluar aja..merasakan udara masuk dan keluar saat bernafas dan tetap fokus dengan objek. jika pikiran melayang tarik ke objek kembali..yang penting kesadaran. kalo g mau duduk diam y seperti meditasi vipasana, setiap gerak dilandasi kesadaran. soal waktu menurut saya tergantung kita.. belajar dari 5 menit, 10 menit, 30 menit, terus ditambah.

The Transcendental Meditation Technique atau teknik TM
Tehnik ini dikembangkan dan disebarluaskan ke dunia oleh Maharishi Mahesh Yogi (1917-2008). Inti dari tehnik ini adalah dengan merafal sebuah kata maka kita akan sampai pada tahap meditasi yang sempurna. Saat meditasi sangat dilarang untuk mengontrol pikiran, biarkan saja pikiran itu bergerak ataupun melayang, tapi saat dia bergerak tersebut rafalkan kembali kata yang diberikan oleh Guru/pembimbing TMnya. Setiap orang akan diberi “kata kunci “ yang berbeda dengan yang lainnya. Untuk dapat menjadi murid TM, seseorang akan dibuatkan upacara/ritual kecil oleh calon guru dan murid wajib memberikan persembahan sebagai ucapan terima kasih.

Tehnik Meditas Hening,
Tehnik ini populer di kalangan anggota QRAK di bali, dimana tehnik ini akan menggiring seseorang ke alam meditasi sehingga tingkat spiritual orang tersebut bertambah dengan pesat. Untuk menjalankan tehnik ini, seseorang mestinya masuk dulu dalam anggota QRAK, dan mendapatkan attunement dari seorang master.

Tehnik Meditasi Prana Shakti.
tehnik ini biasanya diterapkan oleh praktisi prana shakti, untuk menambah power praktisi itu sendiri dan untuk mencari jalan keluar dalam rangka menjalankan darmanya. cara meditasi ini dengan menarik energi alam semesta yang kemudian diedarkan dan diolah lebih lanjut.

Tehnik Meditasi Shamballa LDH
Dalam Shamballa LDH menggenal beberapa tehnik meditasi, salah satu diantaranya adalah tehnik meditasi Kundalini dan Esoterik Merkaba. Tehnik meditasi ini sangatlah mudah, cukup diafirmasikan dalam hati “ saya mau melakukan the Advanced technique of the kundalini meditation” maka proses meditasi akan langsung berjalan, berawal dari turunnya cahaya daria atas ke dalam tubuh membersihkan cakra tubuh dan setelah itu api kundalini akan naik perlahan sampai cakra ilahi (tergantung sampai mana tingkat spiritual anda). Tentunya untuk dapat melakukan meditasi ini anda harus dilevel advanced Shamballa LDH.

Nah segitu dulu tehnik saya kenal dan yang sudah biasa dilakukan. Semoga bermanfaatkan.

cara mudah bermeditasi

Mengapa saya harus meditasi ?
Kata meditasi berarti terus menerus memberikan perhatian atau menghentikan pemikiran pada satu pokok pikiran. Dalam meditasi kita menjadi apa yang kita pikirkan. Dengan kata lain kita memperoleh sifat dasar, kwalitas atau keadaan atas obyek yang kita meditasikan.
Oleh karena itu ketika kita meditasi pada sesuatu yang tidak kentara yaitu Tuhan, kita akan menghilangkan kekotoran kita dan mendapatkan kehalusanNYA dan kemudian menjadi seperti DIA. Hanya dengan demikian kita dapat menjadi satu dengan DIA, sehingga tujuan tertinggi dalam kehidupan, jadi memungkinkan untuk dicapai.. Dan ini hanya bisa didapat melalui praktek terus menerus meditasi setiap hari dengan ketaatan yang tulus ikhlas.

Bagaimana saya menyiapkan diri untuk meditasi harian saya ?
Cara menyiapkan diri untuk meditasi di pagi hari diberikan seperti di bawah ini :
  1. Bangun sebelum matahari terbit.
  2. Sikat gigi dan cuci muka atau Mandi jika kamu merasa kotor
  3. Pakai pakaian yang longgar dan enak dipakai.
  4. Tentukan satu waktu dan tempat khusus untuk meditasi setiap hari.
  5. Beritahu anggota keluarga yang lain untuk tidak mengganggumu selama meditasi.
  6. Mulailah dengan meditasi selama 10 menit. Tambah waktunya setelah kamu merasa cocok. Kalau kamu membuka mata sebelum waktunya, kamu dapat menutup matamu lagi dan meneruskan meditasi.
  7. duduk yang enak, santai tetapi punggung dan kepala tetap tegak. Kamu bisa duduk di lantai, di bangku, dengan punggung (bukan kepala) bersandar pada tembok. Kalau kepalamu tertunduk setelah kamu mulai meditasi (disebabkan karena kehilangan kesadaran), kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Tiduran tidak diijinkan karena terlalu mengasyikkan sehingga dapat membuat kamu tidur.
  8. Harap dimengerti bahwa meditasi atas Tuhan yang ada di dalam hatimu adalah pemujaan oleh karenanya mulai dengan doa dalam batin untuk meninggikan spiritual dengan hati penuh cinta dan pengabdian.
Bagaimana saya meditasi?
Tutup mata dan mulai dengan suatu anggapan bahwa Cahaya Tuhan hadir di dalam hati. Setelah itu duduk santai dengan suatu sikap melihat ke dalam diri. Ini mudah sekali.

dikutip dari www.srcm.org

meditasi? untuk apa..? pentingkah?

Apa tujuan meditasi ?

Meditasi adalah suatu proses. Ini adalah suatu proses dimana kita menjalankannya guna mencapai sebuah tujuan yang ingin dicapai, yaitu suatu tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya atau sudah dikodratkan. Meditasi adalah sebuah pelatihan yang menggunakan pikiran untuk tujuan mengatur pikiran dengan usaha kita. Jika pikiran kita dapat secara otomatis mengatur sendiri, mengapa kita harus meditasi ? Kita sudah menjadi orang suci (Rishis)! seluruh tujuan meditasi adalah untuk mengadakan pemutaran dari kenyataan hidup ini bahwa pikiran adalah master/tuan kita. Kita harus menjadi tuan atas pikiran kita. Hanya sebatas ini, kita hanya membalikkannya saja.

Pikiran harus diatur dengan sadhana kita dan ini dapat dimungkinkan hanya dengan disiplin awal yang digunakan untuk meditasi. Ini berarti bahwa sedikit kedisiplinan adalah hal pertama yang dibutuhkan untuk menghasilkan disiplin yang lebih besar dan yang paling besar. Dengan cara demikian tercapai yang lebih besar dan lebih besar lagi pengontrolan yang teratur atas pikiran kita; yang membawa kepada disiplin fisik yang lebih besar dan lebih besar lagi sebagai hasil daripadanya. Karena pikiranlah yang memberi input ke dalam tubuh atas perbuatan-perbuatan, keinginan-keinginannya. Oleh karena itu meditasi adalah aktivitas yang paling penting, kalau kita intin membuat disiplin diri kita sendiri. Karena pada awalnya hal ini akan memungkinkan terjadinya disiplin mental, kemudian hal ini akan memungkinkan terjadinya disiplin fisik, mengatur kehidupan kita, memberi ketentraman di dalamnya, menghasilkan disiplin mental yang lebih besar dan lebih besar, menghasilkan dukungan terhadap dirimu sendiri, semacam perputaran yang menopang diri kita untuk membuat tujuan kita dapat dicapai. Oleh karena itu tanpa sedikit kedisiplinan tujuan tidak dapat dicapai. Jadi suatu tujuan memungkinkan untuk dicapai selama kita mempunyai kedisiplinan di dalam diri kita.

Jika tidak ada disiplin mental, disiplin fisik tidak dapat terjadi. Itulah mengapa kita meditasi. Untuk memperoleh pengaturan terhadap pikiran, membuatnya menjadi disiplin, membuatnya memungkinkan bagi kita untuk menggunakan pikiran kemanapun kita memilihnya, menggunakan pikiran, tidak menggunakan pikiran, menggunakan pikiran - dengan demikian mencapai 100 % kekuatan pikiran, sehingga memungkinkan apa yang sudah dijanjikan dari suatu yoga yaitu yogi (orang yang melakukan yoga) akan menjadi mahir dalam apapun yang dia kerjakan.

Meditasi adalah menunggu.
Kosongkan pikiranmu. Bersihkan semua isinya - yang baik, yang buruk, yang diinginkan, yang tidak menyenangkan - semuanya. Buka pintu. Sabar. Tunggu. Samskara terlalu banyak di dalam dirimu. Jangan khawatir dengannya. Kamu berhenti menciptakan samskara. Saya akan melepaskan apa yang ada di dalam kamu dan membuat kamu siap seperti kendaraan sebagaimana apa yang harus dimasukkan ke dalam kamu untuk muncul dan menempati posisi yang tepat yaitu di hatimu.

Bersihkan hatimu, sucikan, buat segalanya siap sedia dan tunggu. Menunggu berarti sungguh-sungguh membiarkan sebuah proses berlangsung secara lengkap. Kamu memulai suatu proses dan kemudian menunggu. Seseorang yang dapat menunggu adalah orang yang mempunyai kepercayaan dan oleh karenanya dia mempunyai kesabaran untuk menunggu. Dia mempunyai kepercayaan karena dia tahu bahwa apa yang sudah dimulai harus berakhir. Tidak dapat berhenti. Oleh karena itu unsur kepercayaan masuk. Kepercayaan adalah apa yang ada di belakang kemampuan untuk menunggu. Ketika saya mempunyai kepercayaan di dalam DIA, kekuatan Dia harus mengalir ke dalam saya. Hal ini seperti jika ada ruang kosong, maka kekuatan DIA akan ditarik menuju saya.

kemampuna untuk menunggu menunjukkan kesabaran dan kepercayaan, kemampuan menunggu untuk jangka waktu panjang menunjukkan kepercayaan yang lebih besar dan lebih besar. Kemampuan untuk menunggu secara tidak terbatas menunjukkan kepercayaan yang tidak terbatas. Jadi inilah kapasitas yang harus kita kembangkan. Mohon dimengerti bahwa hidup adalah menunggu. Jika kita salah melakukan aktivitas hidup, maka kita lebih bodoh daripada binatang. Menunggu adalah perintah. Memperolehnya bukanlah tanggung jawabmu. Ketika kita menuggu - DIA memberi.

Kita benar-benar membuat sesuatu terjadi tanpa melakukan apapun. Saya tidak memanggil Tuhan untuk masuk ke dalam diri saya. DIA memang sudah berada di sana. Saya bahkan tidak harus membersihkan diri saya. Saya hanya harus menyerahkan diri saya dengan sabar. Saya harus mau menerima. Satu-satunya cara untuk membuat sesuatu terjadi tanpa melakukan apa-apa adalah dengan meditasi.

dikutip dari http://www.srcm.org